Bambang Irwanto

Beliau adalah Senior perguruan yang mulai berlatih sejak 1969, bagian dari gelombang pertama ketika latihan baru dibuka di Surabaya, saat itu Perguruan masih bernama Pembinaan Mental Karate Go No Sen. Ketertarikan untuk berlatih saat itu karena ingin belajar beladiri disamping berolah raga untuk kesehatan, apalagi pada masa itu olah raga seni beladiri sedang populer. Latihan di Perguruan ini juga menarik bagi Bambang Irwanto muda karena menganut sistem Full Body Contact yang merupakan hal baru di tahun tersebut.

Pembinaan yang menekankan kedisiplinan amat berkesan bagi Bambang Irwanto muda selama mengikuti latihan di Perguruan yang sekarang bernama Pembinaan Mental Karate . Pembentukan Mental karakter yang tahan uji amat beliau rasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari hari ketika menghadapi persoalan – persoalan yang membutuhkan daya tahan serta kekuatan mental lahir & bathin.

Bambang Irwanto mulai mengenal Hanshi Nardi (alm) secara pribadi saat berjumpa di kediaman Hanshi (alm) di jl. Arjuno. Beliau amat terkesan dengan sosok Hanshi Nardi (alm) yang teguh menjaga kedisiplinan dalam latihan, khususnya soal tepat waktu. Selama mengenal Hanshi (alm), Bambang tidak pernah sekalipun menjumpai Hanshi Nardi (alm) dalam setiap aktivitas perguruan tidak tepat waktu dan senantiasa tepat sesuai jadwal . Hal ini yang menjadikan Hanshi (alm) merupakan sosok yang berkharisma dan amat disegani oleh murid2nya.

Sejak Bambang Irwanto bertingkatan Kyu 8 ( biru , dulu sabuk kuning ) di setiap ujian kenaikan tingkat selalu diuji langsung oleh Hanshi Nardi (alm). Beratnya materi serta disiplin yang diterapkan dalam ujian tersebut benar – benar dirasakan penuh dengan perjuangan, sehingga ketika mampu melewati nya menimbulkan rasa kebanggaan yang berkesan sampai sekarang.

Saat tingkatan Kyu 6 , Bambang pernah mengikuti latihan khusus untuk kaderisasi, laihan ini berlangsung selama 2 minggu, dipimpin oleh Senpai Handi pada waktu itu. Sertifikat penghargaan yang ditanda tangani oleh Hanshi Nardi (alm) saat itu sampai sekarang masih disimpan rapi walaupun sudah memudar tintanya, hingga tinggal tersisa bekas goresan yang nampak.

Beliau pernah diberi tugas sebagai manager cabang, dan pada Tahun 1994 Bambang Irwanto diangkat sebagai ketua IKAKYO ( Ikatan keluarga Alumni Kyokushinkai ).Pada saat pembentukan Presidium Perguruan, Bambang Irwanto diangkat Hanshi Nardi (alm) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presidium.

Boleh dikatakan sepanjang umur Perguruan Bambang Irwanto banyak mendukung Perguruan secara “ Back Street “, karena karakter beliau yang memang low profile. Bagi beliau yang penting sumbangsih nyata secara tulus tanpa harus menonjolkan diri, bila dukungan yang diberikan terus menjadi pembicaraan bagi beliau malah mengurangi arti ketulusan itu sendiri.

Bahkan saat Bambang Irwanto mau duduk sebagai Ketua umum pengurus pusat boleh dikatakan terpaksa, disamping permintaaan secara pribadi dari Kaicho Lily Herawati sebagai pewaris sah dari Hanshi Nardi (alm), tapi juga karena desakan dari beberapa Senior perguruan, hanya karena kecintaan beliau terhadap Perguruan maka diterima tugas tersebut. Tulisan dalam halaman profil Oshi Shinobu inipun penulis meminta dengan desakan berbagai alasan, baru beliau bersedia.

Bambang Irwanto beristrikan Ibu Tjenniwati Irwanto sejak 32 tahun yang lalu serta dikaruniakan 3 anak, yaitu Sigit Irwanto, Olivia, dan Andrew, dengan 4 cucu. Anak Sulung Bambang Irwanto, Sigit Irwanto juga mengikuti latihan dengan tingkatan terakhir Kyu I ( coklat strip ).

Bambang Irwanto menerima tingkatan DAN IV pada 25 September 1999.

Menerima tingkatan DAN IV oleh alm Hanshi Nardi T Nirwanto.

Sensei Bambang Irwanto selalu berharap agar semua komponen Perguruan dapat bergandeng tangan bahu membahu dan kompak, untuk membangun Perguruan tercinta ini agar lebih maju dan besar.

Pesan beliau kepada seluruh warga Perguruan :

  1. Selama Perguruan menggunakan PEMBINAAN MENTAL KARATE maka Peraturan2 yg dibuat Almarhum Hanshi Nardi harus tetap ditegakkan.
  2. Amanat2 dari Almarhum Hanshi Nardi wajib dijalankan.
Penyerahan Sertifikat DAN VIII Hanshi Nardi T Nirwanto

Salah satu Amanat penting dari Almarhum Hanshi Nardi:
(Mengutip dari tulisan beliau)

“MEMIMPIN MEMANDANG JAUH KEDEPAN”
( Shihan Nardi T Nirwanto S.A. )

Contoh nyata dan mudah difahami.
Pada mula manusia tercipta dan terbentuk sebagai makhluk paling tinggi kodratnya, maka secara langsung tertanam NALURI dan AKAL BUDI pada dirinya.
Tanpa diberitahu, tanpa diajar, normalnya manusia mengerti bahwa : Membunuh, mencuri, berzinah, berbohong itu adalah salah dan tidak seharusnya dilakukan.
Kalau terpaksa diperbuatnya, sudah pasti dengan cara sembunyi sembunyi karena takut dilihat, diketahui, didengar pihak lain. Karena apa. Karena dirinya faham, bahwa perbuatannya itu keliru dan tidak layak. Lain dengan satwa, perbuatannya hanya berdasarklan NALURI.

Kalau ada perbuatan menyimpang malahan didewakan, sudah pasti ini akibat rekayasa manusia brutal yang mempunyai kekuasaan memksakan kehendaknya untuk dijalankan walau bertentangan dan melanggar kodrat kemanusiaan. Untuk keuntungan dan keagungan dirinya sendiri. Secara normal, tidak akan terjadi.

Jaman sudah berlalu entah berapa lama, tetapi tidak pernah dalam satu jamanpun atau satu dekade tertentu, kapanpun dan dimanapun yang mengatakan bahwa apa yang KELIRU dan SALAH, tiba tiba berubah menjadi satu PEMBENARAN dan KEBAIKAN. Tidak akan pernah.

Ayoo kita dukung bersama harapan beliau

Amiin.

Sumber: Buletin Oshi Shinobu tahun 2011

Saat Refreshing Pembina & Perayaan HUT Perguruan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *